This is default featured slide 1 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 2 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 3 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 4 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 5 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

Demokrasi Desa Dimulai: Panitia Pemilihan BPD Desa Pelandia Resmi Dibentuk

 


Pelandia, 18 Juni 2026 –  Sebagai bagian dari upaya mewujudkan tata kelola pemerintahan desa yang demokratis, transparan, dan partisipatif, Pemerintah Desa Pelandia bersama Pemerintah Kecamatan Buke serta unsur masyarakat telah melaksanakan rapat pembentukan Panitia Pemilihan Badan Permusyawaratan Desa (BPD) pada Kamis, 18 Juni 2026.

Kegiatan yang berlangsung di Balai Desa Pelandia tersebut dihadiri oleh Pemerintah Kecamatan Buke, Pemerintah Desa, Ketua dan Anggota BPD, tokoh masyarakat, tokoh agama, tokoh pendidikan, tokoh perempuan, Karang Taruna, LPM, PKK, serta berbagai unsur masyarakat lainnya. Rapat berlangsung secara musyawarah dan menghasilkan pembentukan Panitia Pemilihan BPD yang akan bertugas menyelenggarakan seluruh tahapan pemilihan anggota BPD periode berikutnya.

Pembentukan panitia ini merupakan tahapan awal yang sangat penting dalam proses demokrasi desa. Panitia yang telah dibentuk diharapkan mampu menjalankan tugas secara profesional, independen, dan berpedoman pada ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku, sehingga seluruh tahapan pemilihan dapat berjalan dengan tertib, aman, dan lancar.

Adapun susunan Panitia Pemilihan BPD Desa Pelandia yang telah disepakati dalam rapat adalah sebagai berikut:

Ketua : Erawan Laata

Wakil Ketua : Yus, S.Pd.I

Sekretaris : Enawati

Anggota:

Tawa

Asman

Melu

Binudin


Dalam sambutannya, Kepala Desa Pelandia berharap panitia yang telah terbentuk dapat mengemban amanah dengan penuh tanggung jawab dan menjunjung tinggi prinsip netralitas selama proses pemilihan berlangsung.

"Panitia yang telah dipercaya oleh masyarakat hari ini diharapkan mampu melaksanakan tugas dengan jujur, adil, dan transparan demi melahirkan anggota BPD yang benar-benar mewakili aspirasi masyarakat Desa Pelandia," ujarnya.

Dengan terbentuknya Panitia Pemilihan BPD Desa Pelandia, maka secara resmi tahapan persiapan pemilihan anggota BPD telah dimulai. Selanjutnya panitia akan menyusun jadwal kegiatan, tata tertib, mekanisme pendaftaran calon, serta melakukan sosialisasi kepada masyarakat.

Pembentukan panitia ini menjadi bukti bahwa demokrasi di tingkat desa terus berjalan dan berkembang. Melalui partisipasi aktif masyarakat serta kerja panitia yang profesional, diharapkan pemilihan BPD Desa Pelandia dapat menghasilkan wakil-wakil masyarakat yang berintegritas, aspiratif, dan mampu menjadi mitra strategis pemerintah desa dalam mewujudkan pembangunan yang lebih maju dan sejahtera.




Laporan:TimRed Pemdes Pelandia


BACA JUGA BERITA TERKAIT:

Adminstrasi Tertib, Warga Terlayani: Kades Pelandia Kawal Langsung Warga Mengurus KK Dan KTP

Menelusuri Jejak Awal Desa Pelandia: Dari Pemukiman Sederhana Menuju Desa Berkembang

Malam Jumat Bersama Rakyat: Jejak Dan Konsistensi Kepemimpinan UNGGE Di Desa Pelandia Dalam Merawat Harmoni Desa

Sentuhan Pemimpin Peduli: Kepala Desa Pelandia Hadir Langsung Mengawal Kegiatan Posyandu
















Administrasi Tertib, Warga Terlayani: Kades Pelandia Kawal Langsung warga Mengurus KK dan KTP.

 


pemerintahdesapelandia.blogspot.com;-  Sebagai bentuk komitmen dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat, Kepala Desa Pelandia, Ungge.  turut mendampingi warga dalam proses perbaikan data kependudukan, Selasa 9/6/2026 Di Balai Desa Andoolo Utama. Kegiatan tersebut adalah Layanan proaktif dari Dinas Dukcapil dalam mendekatkan dan memudahkan masyarakat untuk mengurus atau memperbaiki dokumen kependudukan seperti KTP, KK, dan Akta Kelahiran langsung di kantor desa atau kelurahan tanpa harus ke kantor Dinas Dukcapil. Pendampingan langsung yang di lakukan Kepala Desa Pelandia adalah untuk memastikan setiap warga memperoleh hak administrasi kependudukan secara mudah, cepat, dan tepat.

Dokumen kependudukan merupakan kebutuhan dasar yang memiliki peran penting dalam berbagai urusan masyarakat, mulai dari pelayanan kesehatan, pendidikan, bantuan sosial, hingga berbagai layanan pemerintahan lainnya. Oleh karena itu, Pemerintah Desa Pelandia berupaya hadir secara langsung untuk membantu warga yang masih mengalami kendala dalam pengurusan dokumen administrasi kependudukan.

Kehadiran Kepala Desa dalam kegiatan tersebut menjadi bentuk nyata kepedulian pemerintah desa terhadap kebutuhan masyarakat. Selain memberikan pendampingan, pemerintah desa juga membantu memastikan data yang dimiliki warga sesuai dengan kondisi yang sebenarnya sehingga tidak menimbulkan kendala di kemudian hari.

Melalui kegiatan ini, diharapkan kesadaran masyarakat akan pentingnya tertib administrasi kependudukan semakin meningkat. Dengan data yang valid dan dokumen yang lengkap, pelayanan publik dapat berjalan lebih efektif serta mendukung berbagai program pembangunan dan kesejahteraan masyarakat.

Kepala Desa Pelandia, Ungge. menyampaikan bahwa pelayanan kepada masyarakat tidak hanya dilakukan dari balik meja, tetapi juga melalui pendampingan langsung di lapangan.

"Administrasi kependudukan adalah hak setiap warga negara. Karena itu, kami berupaya hadir dan mendampingi masyarakat agar proses perbaikan data, perekaman, maupun pencetakan KK dan KTP dapat berjalan dengan lancar. Kami ingin memastikan tidak ada warga yang terkendala dalam mengakses pelayanan publik hanya karena masalah administrasi," ujarnya.

Ungge,  juga mengajak seluruh masyarakat Desa Pelandia untuk selalu memperbarui dan melengkapi dokumen kependudukan yang dimiliki.

"Data kependudukan yang tertib dan akurat sangat penting, baik bagi masyarakat maupun pemerintah. Dengan dokumen yang lengkap, warga akan lebih mudah memperoleh berbagai layanan dan program pemerintah. Pemerintah Desa Pelandia akan terus berkomitmen memberikan pelayanan yang cepat, mudah, dan berpihak pada kebutuhan masyarakat," tutupnya.

Semangat melayani yang ditunjukkan ini diharapkan semakin memperkuat kepercayaan masyarakat terhadap pemerintah desa di bawah kepemimpinan Ungge, serta menjadi contoh bahwa kepemimpinan yang baik bukan hanya tentang membuat kebijakan, tetapi juga tentang hadir, mendengar, dan bekerja bersama masyarakat.


Laporan:Tim


BACA JUGA: 

Cetak 438 Sarjana Baru, IAI Rawa Aopa Konawe Selatan Gelar Wisuda ke-VII

BACA JUGA:

Malam Jumat Bersama Rakyat: Jejak dan konsistensi Kepemimpinan UNGGE Di Desa Pelandia Dalam Merawat Harmoni Desa.



Pelandia,- Di tengah berbagai tantangan pembangunan desa, kebersamaan antara pemimpin dan masyarakat menjadi modal sosial yang sangat berharga. Hal inilah yang terus ditunjukkan oleh Kepala Desa Pelandia, Ungge, yang secara konsisten menghadiri kegiatan Yasinan setiap malam Jumat selama masa kepemimpinannya.

Bagi sebagian orang, kehadiran seorang kepala desa dalam kegiatan keagamaan mungkin terlihat sederhana. Namun, bagi masyarakat Pelandia, kehadiran tersebut merupakan simbol nyata bahwa pemimpin tidak hanya hadir saat rapat dan kegiatan formal, tetapi juga berada di tengah masyarakat dalam ruang-ruang kebersamaan dan spiritualitas.

BACA JUGA: Pembelajaran di IAI Rawa Aopa Berajalan Lancar,Mahasiswa Antusias ikuti Pembelajaran Hybrid

Kegiatan Yasinan malam Jumat telah menjadi wadah mempererat silaturahmi, memperkuat nilai-nilai keagamaan, serta membangun komunikasi yang harmonis antara pemerintah desa dan warga. Dalam suasana yang penuh kekeluargaan, berbagai aspirasi, harapan, bahkan persoalan masyarakat sering kali tersampaikan secara alami dan penuh keakraban.

Selama kepemimpinan UNGGE sebagai Kepala Desa Pelandia, tradisi ini terus dijaga dan didukung sebagai bagian dari upaya membangun desa yang tidak hanya maju secara fisik, tetapi juga kuat dalam nilai-nilai sosial dan keagamaan. Kehadiran beliau secara rutin menunjukkan komitmen bahwa kepemimpinan bukan sekadar menjalankan program, melainkan juga merawat kedekatan dengan masyarakat yang dipimpin.

BACA JUGA:Hukum Harus Berpihak Kepada Masyarakat?Tidak. Hukum Tidak Boleh Berpihak Kepada Keadilan.

Dalam kesempatan Tersebut Kepala Desa Pelandia menyampaikan bahwa, membangun desa bukan hanya soal infrastruktur, tetapi juga menjaga kebersamaan, memperkuat ukhuwah, dan hadir bersama masyarakat dalam setiap momentum kebaikan.

Lebih Lanjut UNGGE menyampaikan komitmennya untuk terus mendukung setiap kegiatan keagamaan yang dapat memperkokoh ukhuwah kehidupan beragama di desa pelandia di tengah berbagai macam perbedaan pemahaman dan cara beragama khususnya di internal umat islam.


"Perbedaan pemahaman dan cara beragama, khususnya di kalangan umat Islam, merupakan hal yang telah lama ada dan menjadi bagian dari khazanah keilmuan Islam. Perbedaan tersebut hendaknya tidak menjadi alasan untuk saling menyalahkan atau memecah belah persaudaraan. Yang terpenting adalah bagaimana kita tetap menjaga ukhuwah Islamiyah, saling menghormati, dan mengedepankan sikap toleran terhadap perbedaan yang ada." Lanjutnya.


Pemerintah Desa Pelandia Berharap melalui kegiatan yang sederhana namun penuh makna ini, terbangun hubungan yang erat antara pemerintah desa dan masyarakat, sehingga tercipta suasana desa yang harmonis, religius, dan penuh rasa kekeluargaan. 




Laporan:TimRedDesaPelandia

Sentuhan Pemimpin Peduli : Kepala Desa Pelandia Hadir Langsung Mengawal Kegiatan Posyandu

 


PELANDIA, – Komitmen Pemerintah Desa Pelandia dalam meningkatkan kualitas kesehatan masyarakat kembali ditunjukkan melalui kehadiran langsung Kepala Desa Pelandia pada kegiatan Pos Pelayanan Terpadu (Posyandu) yang dilaksanakan di desa. Kehadiran orang nomor satu di Desa Pelandia tersebut menjadi bukti nyata bahwa pembangunan desa tidak hanya berfokus pada infrastruktur, tetapi juga pada pembangunan sumber daya manusia melalui peningkatan kesehatan masyarakat.

Kegiatan Posyandu yang rutin dilaksanakan setiap bulan ini diikuti oleh ibu hamil, ibu menyusui, balita, serta para kader kesehatan desa. Berbagai layanan kesehatan diberikan kepada masyarakat, mulai dari penimbangan berat badan balita, pengukuran tinggi badan, pemantauan status gizi, imunisasi, pemberian vitamin, hingga penyuluhan kesehatan bagi para orang tua.

Dalam kesempatan tersebut, Kepala Desa Pelandia menyempatkan diri berinteraksi langsung dengan para kader Posyandu dan masyarakat yang hadir. Ia juga memantau proses pelayanan kesehatan yang diberikan kepada balita dan ibu hamil serta memberikan apresiasi kepada para kader yang selama ini telah menjadi garda terdepan dalam menjaga kesehatan masyarakat desa.

Menurut UNGGE, Posyandu memiliki peran yang sangat penting dalam upaya pencegahan stunting, peningkatan gizi anak, serta pemantauan kesehatan ibu dan anak sejak dini. Sebagai langkah awal dalam menyiapkan generasi emas Desa. Oleh karena itu, dukungan dari seluruh elemen masyarakat sangat dibutuhkan agar program-program kesehatan dapat berjalan secara optimal.


"Kesehatan masyarakat adalah fondasi utama pembangunan desa. Anak-anak yang sehat hari ini adalah generasi yang akan melanjutkan pembangunan Desa Pelandia di masa depan. Karena itu, Pemerintah Desa akan terus memberikan dukungan terhadap kegiatan Posyandu, baik melalui fasilitas, program, maupun penguatan peran kader kesehatan. Kami mengajak seluruh masyarakat untuk rutin memanfaatkan layanan Posyandu demi menjaga kesehatan ibu dan anak serta mencegah berbagai masalah kesehatan sejak dini. Dengan demikian generasi emas Desa bisa kita siapkan lebih dini" Ujar Kepala Desa Pelandia.


Lebih lanjut Kepala Desa Pelandia mengatakan bahwa kehadirannya adalah bentuk dukungan dan kepedulian Pemerintah Desa terhadap pelayanan kesehatan masyarakat.


"Kehadiran saya di Posyandu hari ini adalah bentuk dukungan dan kepedulian pemerintah desa terhadap pelayanan kesehatan masyarakat. Posyandu bukan sekadar kegiatan rutin, tetapi investasi bagi masa depan desa. Anak-anak yang sehat hari ini adalah generasi penerus yang akan membawa kemajuan bagi Desa Pelandia. Saya mengajak seluruh masyarakat untuk aktif memanfaatkan layanan Posyandu demi kesehatan keluarga dan kesejahteraan bersama."Lanjutnya.


Kegiatan Posyandu berlangsung dengan tertib dan penuh antusiasme. Para orang tua tampak aktif mengikuti setiap tahapan pelayanan yang diberikan. Melalui sinergi antara pemerintah desa, tenaga kesehatan, kader Posyandu, dan masyarakat, Desa Pelandia terus berupaya mewujudkan generasi yang sehat, cerdas, dan berkualitas sebagai modal utama menuju desa yang maju dan sejahtera.




Laporan:TimRed

Menelusuri Jejak Awal Desa Pelandia : Dari Pemukiman Sederhana Menuju Desa yang Berkembang

 

Peta : Desa Pelandia


pemerintahdesapelandia.blogspot.com.- Nama Desa Pelandia memiliki nilai sejarah dan makna yang erat kaitannya dengan tradisi pemerintahan masyarakat setempat pada masa lampau. Secara turun-temurun, nama Pelandia merujuk pada sebuah tempat yang dahulu digunakan sebagai lokasi pelantikan para kepala kampung. Tempat tersebut memiliki kedudukan penting karena menjadi pusat kegiatan adat dan pemerintahan, khususnya dalam proses pengukuhan pemimpin yang akan menjalankan tugas serta tanggung jawabnya kepada masyarakat.

Dalam tradisi masyarakat, pelantikan kepala kampung bukan sekadar seremonial, melainkan sebuah peristiwa yang sarat makna, simbol legitimasi kepemimpinan, dan harapan akan terciptanya pemerintahan yang adil serta mampu mengayomi warga. Karena peran penting tempat tersebut dalam sejarah perjalanan pemerintahan lokal, masyarakat kemudian mengenalnya dengan sebutan Pelandia.

Seiring perkembangan wilayah dan terbentuknya pemerintahan desa, nama Pelandia dipilih sebagai identitas desa untuk mengenang nilai-nilai sejarah yang diwariskan oleh para pendahulu. Penamaan ini menjadi simbol penghormatan terhadap tradisi kepemimpinan, musyawarah, dan kebersamaan yang telah lama tumbuh di tengah masyarakat.

Hingga saat ini, nama Desa Pelandia tidak hanya menjadi penanda wilayah administratif, tetapi juga menjadi pengingat akan sejarah dan warisan budaya yang melekat dalam kehidupan masyarakat. Dengan demikian, Desa Pelandia hadir sebagai desa yang berakar kuat pada sejarah lokal sekaligus terus bergerak maju membangun masa depan yang lebih baik.

Desa Pelandia merupakan salah satu desa yang tumbuh dan berkembang melalui perjalanan panjang masyarakatnya dalam membangun kehidupan yang lebih baik. Sebelum resmi menjadi desa definitif, wilayah Pelandia pada awalnya merupakan kawasan pemukiman yang dihuni oleh sejumlah keluarga yang menggantungkan hidup dari sektor pertanian, perkebunan, dan aktivitas sosial kemasyarakatan lainnya.

Seiring bertambahnya jumlah penduduk dan meningkatnya kebutuhan pelayanan pemerintahan yang lebih dekat kepada masyarakat, muncul aspirasi untuk membentuk wilayah administratif yang mandiri. Melalui musyawarah tokoh masyarakat, pemerintah, dan berbagai elemen warga, proses pembentukan Desa Pelandia mulai diperjuangkan hingga akhirnya memperoleh pengakuan sebagai desa yang berdiri sendiri sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku.

Sejak resmi terbentuk, Desa Pelandia terus mengalami perkembangan di berbagai bidang. Pembangunan infrastruktur, peningkatan pelayanan publik, penguatan kelembagaan desa, serta pemberdayaan masyarakat menjadi bagian penting dalam perjalanan pembangunan desa. Semangat gotong royong yang diwariskan oleh para pendiri desa tetap menjadi fondasi utama dalam menjaga persatuan dan mendorong kemajuan Desa Pelandia.

Kini, Desa Pelandia terus melangkah maju dengan tetap menghargai sejarah dan perjuangan para pendahulu. Jejak sejarah pembentukannya menjadi pengingat bahwa kemajuan desa yang dirasakan saat ini merupakan hasil kerja keras, kebersamaan, dan komitmen seluruh masyarakat dalam membangun daerahnya menuju masa depan yang lebih baik.