This is default featured slide 1 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 2 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 3 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 4 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 5 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

138 Warga Hadiri Pemilihan Anggota BPD Desa Pelandia, Proses Demokrasi Berjalan Lancar.


PELANDIA, KONAWE SELATAN – Pemilihan anggota Badan Permusyawaratan Desa (BPD) Desa Pelandia periode 2027–2035 berlangsung aman, tertib, dan demokratis di Balai Desa Pelandia, Kecamatan Buke, Kabupaten Konawe Selatan, Senin (13/7/2026). Sebanyak 138 warga menggunakan hak pilihnya dalam pesta demokrasi desa untuk memilih anggota BPD yang akan mengemban amanah rakyat selama periode 2027–2035.

Kegiatan tersebut dihadiri unsur Pemerintah Kecamatan Buke, Pemerintah Desa Pelandia, tokoh masyarakat, tokoh adat, serta masyarakat Desa Pelandia. Tingginya partisipasi pemilih menunjukkan komitmen masyarakat dalam mendukung penyelenggaraan demokrasi di tingkat desa.

Pemungutan suara secara resmi dibuka oleh Ketua Panitia Pemilihan BPD Desa Pelandia, Erawan La'ata. Dalam sambutannya, ia mengajak seluruh peserta pemilihan untuk menjaga ketertiban, keamanan, serta menjunjung tinggi nilai-nilai musyawarah, persaudaraan, dan sportivitas.

"Pemilihan BPD merupakan wujud demokrasi di tingkat desa. Kami berharap seluruh tahapan dapat berjalan dengan tertib, aman, dan menjunjung tinggi nilai musyawarah, persaudaraan, serta sportivitas. Siapa pun yang nantinya ditetapkan sebagai anggota BPD merupakan pilihan masyarakat dan diharapkan mampu mengemban amanah dengan sebaik-baiknya," ujar Erawan.

Sebanyak tujuh calon mengikuti pemilihan anggota BPD Desa Pelandia periode 2027–2035, yakni:

Erlan Alis Alfandi

Bastian

Tanggi

Herdiawan

Jubarman, S.Pd.I., M.Pd.

Aswan Malaba, S.Sos.

Tadi, S.Pd.


Berdasarkan hasil penghitungan suara yang dilakukan panitia, perolehan suara masing-masing calon adalah sebagai berikut:

Aswan Malaba, S.Sos. : 50 suara

Jubarman, S.Pd.I., M.Pd. : 27 suara

Tadi, S.Pd. : 21 suara

Herdiawan : 17 suara

Bastian : 12 suara

Erlan Alis Alfandi : 11 suara

Tanggi : 4 suara

Usai proses penghitungan suara selesai, Mihran Silondae yang mewakili Camat Buke memberikan apresiasi kepada panitia penyelenggara, Pemerintah Desa Pelandia, serta seluruh masyarakat yang telah menyukseskan jalannya pemilihan secara aman, tertib, dan demokratis.

"Kami mengapresiasi kinerja panitia, Pemerintah Desa Pelandia, serta seluruh masyarakat yang telah bersama-sama menjaga suasana tetap aman dan kondusif selama proses pemilihan berlangsung. Semoga anggota BPD yang nantinya ditetapkan mampu menjalankan tugas dan fungsinya dengan baik, menjadi mitra strategis pemerintah desa, serta memperjuangkan aspirasi masyarakat demi kemajuan Desa Pelandia," ujarnya.

Sementara itu, Kepala Desa Pelandia, Ungge, menyampaikan rasa syukur atas tingginya partisipasi masyarakat dalam menggunakan hak pilihnya.

"Partisipasi masyarakat yang tinggi menunjukkan semakin baiknya kesadaran demokrasi di Desa Pelandia. Kami berharap seluruh calon beserta para pendukungnya dapat menerima hasil pemilihan dengan lapang dada dan tetap menjaga persatuan serta kekompakan. Pemerintah desa siap membangun sinergi dengan anggota BPD yang akan ditetapkan demi kemajuan Desa Pelandia," kata Ungge.

Berdasarkan hasil penghitungan suara tersebut, panitia selanjutnya akan menyusun berita acara hasil pemilihan dan menyampaikan hasilnya kepada Pemerintah Desa Pelandia serta Pemerintah Kecamatan Buke sebagai bagian dari tahapan penetapan anggota BPD Desa Pelandia periode 2027–2035 sesuai ketentuan yang berlaku.

Ketua Panitia Pemilihan BPD Desa Pelandia, Erawan La'ata, menyampaikan terima kasih kepada Pemerintah Kecamatan Buke, Pemerintah Desa Pelandia, seluruh panitia, aparat keamanan, tokoh masyarakat, serta seluruh warga yang telah berpartisipasi aktif menyukseskan pesta demokrasi desa.

"Keberhasilan pelaksanaan pemilihan ini merupakan hasil kerja sama seluruh pihak. Semoga anggota BPD periode 2027–2035 yang nantinya ditetapkan dapat menjalankan amanah dengan penuh tanggung jawab, menjadi penyalur aspirasi masyarakat, serta membangun sinergi yang kuat dengan pemerintah desa dalam mewujudkan Desa Pelandia yang lebih maju, transparan, dan sejahtera," tutupnya.

Camat Buke Pimpin Monev DD dan ADD di Pelandia, Tegaskan Pengelolaan Anggaran Harus Transparan dan Akuntabel.


PELANDIA, KONAWE SELATAN – Pemerintah Kecamatan Buke kembali menegaskan komitmennya dalam mengawal tata kelola keuangan desa melalui kegiatan Monitoring dan Evaluasi (Monev) penggunaan Dana Desa (DD) Tahap I dan Alokasi Dana Desa (ADD) Tahap II Tahun Anggaran 2026 di Desa Pelandia, Kecamatan Buke, Kabupaten Konawe Selatan, Selasa (7/7/2026).

Kegiatan yang berlangsung di Kantor Desa Pelandia tersebut dipimpin langsung oleh Camat Buke, Ashabul Anaopa, S.Si., M.AP., didampingi Kasi Pembangunan Kecamatan Buke, Ndegu, S.Si., beserta jajaran staf Kecamatan Buke. Hadir pula Kepala Desa Pelandia, Ungge, bersama seluruh perangkat desa.

Tim monitoring melakukan pemeriksaan terhadap administrasi pengelolaan keuangan desa, realisasi penggunaan anggaran, kesesuaian pelaksanaan program pembangunan, serta mengevaluasi capaian kegiatan yang telah dilaksanakan pada semester pertama Tahun Anggaran 2026.

Dalam arahannya, Camat Buke, Ashabul Anaopa, S.Si., M.AP., menegaskan bahwa monitoring dan evaluasi merupakan bagian dari pembinaan pemerintah kecamatan untuk memastikan setiap program yang dibiayai Dana Desa dan Alokasi Dana Desa dilaksanakan sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan.

"Monitoring dan evaluasi bukan untuk mencari kesalahan, tetapi memastikan seluruh proses pengelolaan Dana Desa dan Alokasi Dana Desa berjalan tertib, transparan, akuntabel, serta benar-benar memberikan manfaat bagi masyarakat. Pemerintah desa harus terus menjaga kepercayaan publik melalui pengelolaan anggaran yang profesional dan bertanggung jawab," tegas Ashabul Anaopa.

Sementara itu, Kasi Pembangunan Kecamatan Buke, Ndegu, S.Si., mengatakan hasil monitoring akan menjadi dasar pembinaan dan perbaikan agar pelaksanaan pembangunan desa semakin efektif.

"Kami berharap seluruh administrasi dan pelaksanaan kegiatan terus ditingkatkan. Jika masih ada kekurangan, segera dilakukan penyempurnaan sehingga pembangunan desa dapat berjalan lebih baik, tepat sasaran, dan sesuai regulasi," ujarnya.

Kepala Desa Pelandia, Ungge, menyampaikan apresiasi atas pelaksanaan monitoring dan evaluasi tersebut. Menurutnya, kegiatan itu menjadi momentum penting untuk meningkatkan kualitas tata kelola pemerintahan desa.

"Kami menyambut baik kegiatan monitoring dan evaluasi ini karena memberikan banyak masukan yang konstruktif. Pemerintah Desa Pelandia berkomitmen menjalankan setiap rekomendasi sebagai bentuk tanggung jawab dalam mengelola Dana Desa dan Alokasi Dana Desa secara transparan, akuntabel, dan berpihak pada kepentingan masyarakat," kata Ungge.

Kegiatan berlangsung dalam suasana terbuka dan penuh semangat koordinasi. Selain melakukan pemeriksaan administrasi, tim monitoring juga berdialog dengan pemerintah desa mengenai berbagai tantangan pelaksanaan program serta strategi peningkatan kualitas pelayanan dan pembangunan desa.

Monitoring dan evaluasi bukan sekadar agenda rutin, melainkan instrumen penting untuk memastikan setiap rupiah anggaran yang bersumber dari negara benar-benar dikelola secara efektif, tepat sasaran, dan dapat dipertanggungjawabkan kepada masyarakat. Dengan pengawasan yang berkelanjutan, Pemerintah Kecamatan Buke berharap pembangunan di Desa Pelandia semakin berkualitas, tata kelola pemerintahan semakin profesional, dan kepercayaan masyarakat terhadap pemerintah desa terus meningkat.




Laporan:TimRed Pemdes Pelandia. 

Demokrasi Desa Dimulai: Panitia Pemilihan BPD Desa Pelandia Resmi Dibentuk

 


Pelandia, 18 Juni 2026 –  Sebagai bagian dari upaya mewujudkan tata kelola pemerintahan desa yang demokratis, transparan, dan partisipatif, Pemerintah Desa Pelandia bersama Pemerintah Kecamatan Buke serta unsur masyarakat telah melaksanakan rapat pembentukan Panitia Pemilihan Badan Permusyawaratan Desa (BPD) pada Kamis, 18 Juni 2026.

Kegiatan yang berlangsung di Balai Desa Pelandia tersebut dihadiri oleh Pemerintah Kecamatan Buke, Pemerintah Desa, Ketua dan Anggota BPD, tokoh masyarakat, tokoh agama, tokoh pendidikan, tokoh perempuan, Karang Taruna, LPM, PKK, serta berbagai unsur masyarakat lainnya. Rapat berlangsung secara musyawarah dan menghasilkan pembentukan Panitia Pemilihan BPD yang akan bertugas menyelenggarakan seluruh tahapan pemilihan anggota BPD periode berikutnya.

Pembentukan panitia ini merupakan tahapan awal yang sangat penting dalam proses demokrasi desa. Panitia yang telah dibentuk diharapkan mampu menjalankan tugas secara profesional, independen, dan berpedoman pada ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku, sehingga seluruh tahapan pemilihan dapat berjalan dengan tertib, aman, dan lancar.

Adapun susunan Panitia Pemilihan BPD Desa Pelandia yang telah disepakati dalam rapat adalah sebagai berikut:

Ketua : Erawan Laata

Wakil Ketua : Yus, S.Pd.I

Sekretaris : Enawati

Anggota:

Tawa

Asman

Melu

Binudin


Dalam sambutannya, Kepala Desa Pelandia berharap panitia yang telah terbentuk dapat mengemban amanah dengan penuh tanggung jawab dan menjunjung tinggi prinsip netralitas selama proses pemilihan berlangsung.

"Panitia yang telah dipercaya oleh masyarakat hari ini diharapkan mampu melaksanakan tugas dengan jujur, adil, dan transparan demi melahirkan anggota BPD yang benar-benar mewakili aspirasi masyarakat Desa Pelandia," ujarnya.

Dengan terbentuknya Panitia Pemilihan BPD Desa Pelandia, maka secara resmi tahapan persiapan pemilihan anggota BPD telah dimulai. Selanjutnya panitia akan menyusun jadwal kegiatan, tata tertib, mekanisme pendaftaran calon, serta melakukan sosialisasi kepada masyarakat.

Pembentukan panitia ini menjadi bukti bahwa demokrasi di tingkat desa terus berjalan dan berkembang. Melalui partisipasi aktif masyarakat serta kerja panitia yang profesional, diharapkan pemilihan BPD Desa Pelandia dapat menghasilkan wakil-wakil masyarakat yang berintegritas, aspiratif, dan mampu menjadi mitra strategis pemerintah desa dalam mewujudkan pembangunan yang lebih maju dan sejahtera.




Laporan:TimRed Pemdes Pelandia


BACA JUGA BERITA TERKAIT:

Adminstrasi Tertib, Warga Terlayani: Kades Pelandia Kawal Langsung Warga Mengurus KK Dan KTP

Menelusuri Jejak Awal Desa Pelandia: Dari Pemukiman Sederhana Menuju Desa Berkembang

Malam Jumat Bersama Rakyat: Jejak Dan Konsistensi Kepemimpinan UNGGE Di Desa Pelandia Dalam Merawat Harmoni Desa

Sentuhan Pemimpin Peduli: Kepala Desa Pelandia Hadir Langsung Mengawal Kegiatan Posyandu
















Administrasi Tertib, Warga Terlayani: Kades Pelandia Kawal Langsung warga Mengurus KK dan KTP.

 


pemerintahdesapelandia.blogspot.com;-  Sebagai bentuk komitmen dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat, Kepala Desa Pelandia, Ungge.  turut mendampingi warga dalam proses perbaikan data kependudukan, Selasa 9/6/2026 Di Balai Desa Andoolo Utama. Kegiatan tersebut adalah Layanan proaktif dari Dinas Dukcapil dalam mendekatkan dan memudahkan masyarakat untuk mengurus atau memperbaiki dokumen kependudukan seperti KTP, KK, dan Akta Kelahiran langsung di kantor desa atau kelurahan tanpa harus ke kantor Dinas Dukcapil. Pendampingan langsung yang di lakukan Kepala Desa Pelandia adalah untuk memastikan setiap warga memperoleh hak administrasi kependudukan secara mudah, cepat, dan tepat.

Dokumen kependudukan merupakan kebutuhan dasar yang memiliki peran penting dalam berbagai urusan masyarakat, mulai dari pelayanan kesehatan, pendidikan, bantuan sosial, hingga berbagai layanan pemerintahan lainnya. Oleh karena itu, Pemerintah Desa Pelandia berupaya hadir secara langsung untuk membantu warga yang masih mengalami kendala dalam pengurusan dokumen administrasi kependudukan.

Kehadiran Kepala Desa dalam kegiatan tersebut menjadi bentuk nyata kepedulian pemerintah desa terhadap kebutuhan masyarakat. Selain memberikan pendampingan, pemerintah desa juga membantu memastikan data yang dimiliki warga sesuai dengan kondisi yang sebenarnya sehingga tidak menimbulkan kendala di kemudian hari.

Melalui kegiatan ini, diharapkan kesadaran masyarakat akan pentingnya tertib administrasi kependudukan semakin meningkat. Dengan data yang valid dan dokumen yang lengkap, pelayanan publik dapat berjalan lebih efektif serta mendukung berbagai program pembangunan dan kesejahteraan masyarakat.

Kepala Desa Pelandia, Ungge. menyampaikan bahwa pelayanan kepada masyarakat tidak hanya dilakukan dari balik meja, tetapi juga melalui pendampingan langsung di lapangan.

"Administrasi kependudukan adalah hak setiap warga negara. Karena itu, kami berupaya hadir dan mendampingi masyarakat agar proses perbaikan data, perekaman, maupun pencetakan KK dan KTP dapat berjalan dengan lancar. Kami ingin memastikan tidak ada warga yang terkendala dalam mengakses pelayanan publik hanya karena masalah administrasi," ujarnya.

Ungge,  juga mengajak seluruh masyarakat Desa Pelandia untuk selalu memperbarui dan melengkapi dokumen kependudukan yang dimiliki.

"Data kependudukan yang tertib dan akurat sangat penting, baik bagi masyarakat maupun pemerintah. Dengan dokumen yang lengkap, warga akan lebih mudah memperoleh berbagai layanan dan program pemerintah. Pemerintah Desa Pelandia akan terus berkomitmen memberikan pelayanan yang cepat, mudah, dan berpihak pada kebutuhan masyarakat," tutupnya.

Semangat melayani yang ditunjukkan ini diharapkan semakin memperkuat kepercayaan masyarakat terhadap pemerintah desa di bawah kepemimpinan Ungge, serta menjadi contoh bahwa kepemimpinan yang baik bukan hanya tentang membuat kebijakan, tetapi juga tentang hadir, mendengar, dan bekerja bersama masyarakat.


Laporan:Tim


BACA JUGA: 

Cetak 438 Sarjana Baru, IAI Rawa Aopa Konawe Selatan Gelar Wisuda ke-VII

BACA JUGA:

Malam Jumat Bersama Rakyat: Jejak dan konsistensi Kepemimpinan UNGGE Di Desa Pelandia Dalam Merawat Harmoni Desa.



Pelandia,- Di tengah berbagai tantangan pembangunan desa, kebersamaan antara pemimpin dan masyarakat menjadi modal sosial yang sangat berharga. Hal inilah yang terus ditunjukkan oleh Kepala Desa Pelandia, Ungge, yang secara konsisten menghadiri kegiatan Yasinan setiap malam Jumat selama masa kepemimpinannya.

Bagi sebagian orang, kehadiran seorang kepala desa dalam kegiatan keagamaan mungkin terlihat sederhana. Namun, bagi masyarakat Pelandia, kehadiran tersebut merupakan simbol nyata bahwa pemimpin tidak hanya hadir saat rapat dan kegiatan formal, tetapi juga berada di tengah masyarakat dalam ruang-ruang kebersamaan dan spiritualitas.

BACA JUGA: Pembelajaran di IAI Rawa Aopa Berajalan Lancar,Mahasiswa Antusias ikuti Pembelajaran Hybrid

Kegiatan Yasinan malam Jumat telah menjadi wadah mempererat silaturahmi, memperkuat nilai-nilai keagamaan, serta membangun komunikasi yang harmonis antara pemerintah desa dan warga. Dalam suasana yang penuh kekeluargaan, berbagai aspirasi, harapan, bahkan persoalan masyarakat sering kali tersampaikan secara alami dan penuh keakraban.

Selama kepemimpinan UNGGE sebagai Kepala Desa Pelandia, tradisi ini terus dijaga dan didukung sebagai bagian dari upaya membangun desa yang tidak hanya maju secara fisik, tetapi juga kuat dalam nilai-nilai sosial dan keagamaan. Kehadiran beliau secara rutin menunjukkan komitmen bahwa kepemimpinan bukan sekadar menjalankan program, melainkan juga merawat kedekatan dengan masyarakat yang dipimpin.

BACA JUGA:Hukum Harus Berpihak Kepada Masyarakat?Tidak. Hukum Tidak Boleh Berpihak Kepada Keadilan.

Dalam kesempatan Tersebut Kepala Desa Pelandia menyampaikan bahwa, membangun desa bukan hanya soal infrastruktur, tetapi juga menjaga kebersamaan, memperkuat ukhuwah, dan hadir bersama masyarakat dalam setiap momentum kebaikan.

Lebih Lanjut UNGGE menyampaikan komitmennya untuk terus mendukung setiap kegiatan keagamaan yang dapat memperkokoh ukhuwah kehidupan beragama di desa pelandia di tengah berbagai macam perbedaan pemahaman dan cara beragama khususnya di internal umat islam.


"Perbedaan pemahaman dan cara beragama, khususnya di kalangan umat Islam, merupakan hal yang telah lama ada dan menjadi bagian dari khazanah keilmuan Islam. Perbedaan tersebut hendaknya tidak menjadi alasan untuk saling menyalahkan atau memecah belah persaudaraan. Yang terpenting adalah bagaimana kita tetap menjaga ukhuwah Islamiyah, saling menghormati, dan mengedepankan sikap toleran terhadap perbedaan yang ada." Lanjutnya.


Pemerintah Desa Pelandia Berharap melalui kegiatan yang sederhana namun penuh makna ini, terbangun hubungan yang erat antara pemerintah desa dan masyarakat, sehingga tercipta suasana desa yang harmonis, religius, dan penuh rasa kekeluargaan. 




Laporan:TimRedDesaPelandia

Sentuhan Pemimpin Peduli : Kepala Desa Pelandia Hadir Langsung Mengawal Kegiatan Posyandu

 


PELANDIA, – Komitmen Pemerintah Desa Pelandia dalam meningkatkan kualitas kesehatan masyarakat kembali ditunjukkan melalui kehadiran langsung Kepala Desa Pelandia pada kegiatan Pos Pelayanan Terpadu (Posyandu) yang dilaksanakan di desa. Kehadiran orang nomor satu di Desa Pelandia tersebut menjadi bukti nyata bahwa pembangunan desa tidak hanya berfokus pada infrastruktur, tetapi juga pada pembangunan sumber daya manusia melalui peningkatan kesehatan masyarakat.

Kegiatan Posyandu yang rutin dilaksanakan setiap bulan ini diikuti oleh ibu hamil, ibu menyusui, balita, serta para kader kesehatan desa. Berbagai layanan kesehatan diberikan kepada masyarakat, mulai dari penimbangan berat badan balita, pengukuran tinggi badan, pemantauan status gizi, imunisasi, pemberian vitamin, hingga penyuluhan kesehatan bagi para orang tua.

Dalam kesempatan tersebut, Kepala Desa Pelandia menyempatkan diri berinteraksi langsung dengan para kader Posyandu dan masyarakat yang hadir. Ia juga memantau proses pelayanan kesehatan yang diberikan kepada balita dan ibu hamil serta memberikan apresiasi kepada para kader yang selama ini telah menjadi garda terdepan dalam menjaga kesehatan masyarakat desa.

Menurut UNGGE, Posyandu memiliki peran yang sangat penting dalam upaya pencegahan stunting, peningkatan gizi anak, serta pemantauan kesehatan ibu dan anak sejak dini. Sebagai langkah awal dalam menyiapkan generasi emas Desa. Oleh karena itu, dukungan dari seluruh elemen masyarakat sangat dibutuhkan agar program-program kesehatan dapat berjalan secara optimal.


"Kesehatan masyarakat adalah fondasi utama pembangunan desa. Anak-anak yang sehat hari ini adalah generasi yang akan melanjutkan pembangunan Desa Pelandia di masa depan. Karena itu, Pemerintah Desa akan terus memberikan dukungan terhadap kegiatan Posyandu, baik melalui fasilitas, program, maupun penguatan peran kader kesehatan. Kami mengajak seluruh masyarakat untuk rutin memanfaatkan layanan Posyandu demi menjaga kesehatan ibu dan anak serta mencegah berbagai masalah kesehatan sejak dini. Dengan demikian generasi emas Desa bisa kita siapkan lebih dini" Ujar Kepala Desa Pelandia.


Lebih lanjut Kepala Desa Pelandia mengatakan bahwa kehadirannya adalah bentuk dukungan dan kepedulian Pemerintah Desa terhadap pelayanan kesehatan masyarakat.


"Kehadiran saya di Posyandu hari ini adalah bentuk dukungan dan kepedulian pemerintah desa terhadap pelayanan kesehatan masyarakat. Posyandu bukan sekadar kegiatan rutin, tetapi investasi bagi masa depan desa. Anak-anak yang sehat hari ini adalah generasi penerus yang akan membawa kemajuan bagi Desa Pelandia. Saya mengajak seluruh masyarakat untuk aktif memanfaatkan layanan Posyandu demi kesehatan keluarga dan kesejahteraan bersama."Lanjutnya.


Kegiatan Posyandu berlangsung dengan tertib dan penuh antusiasme. Para orang tua tampak aktif mengikuti setiap tahapan pelayanan yang diberikan. Melalui sinergi antara pemerintah desa, tenaga kesehatan, kader Posyandu, dan masyarakat, Desa Pelandia terus berupaya mewujudkan generasi yang sehat, cerdas, dan berkualitas sebagai modal utama menuju desa yang maju dan sejahtera.




Laporan:TimRed

Menelusuri Jejak Awal Desa Pelandia : Dari Pemukiman Sederhana Menuju Desa yang Berkembang

 

Peta : Desa Pelandia


pemerintahdesapelandia.blogspot.com.- Nama Desa Pelandia memiliki nilai sejarah dan makna yang erat kaitannya dengan tradisi pemerintahan masyarakat setempat pada masa lampau. Secara turun-temurun, nama Pelandia merujuk pada sebuah tempat yang dahulu digunakan sebagai lokasi pelantikan para kepala kampung. Tempat tersebut memiliki kedudukan penting karena menjadi pusat kegiatan adat dan pemerintahan, khususnya dalam proses pengukuhan pemimpin yang akan menjalankan tugas serta tanggung jawabnya kepada masyarakat.

Dalam tradisi masyarakat, pelantikan kepala kampung bukan sekadar seremonial, melainkan sebuah peristiwa yang sarat makna, simbol legitimasi kepemimpinan, dan harapan akan terciptanya pemerintahan yang adil serta mampu mengayomi warga. Karena peran penting tempat tersebut dalam sejarah perjalanan pemerintahan lokal, masyarakat kemudian mengenalnya dengan sebutan Pelandia.

Seiring perkembangan wilayah dan terbentuknya pemerintahan desa, nama Pelandia dipilih sebagai identitas desa untuk mengenang nilai-nilai sejarah yang diwariskan oleh para pendahulu. Penamaan ini menjadi simbol penghormatan terhadap tradisi kepemimpinan, musyawarah, dan kebersamaan yang telah lama tumbuh di tengah masyarakat.

Hingga saat ini, nama Desa Pelandia tidak hanya menjadi penanda wilayah administratif, tetapi juga menjadi pengingat akan sejarah dan warisan budaya yang melekat dalam kehidupan masyarakat. Dengan demikian, Desa Pelandia hadir sebagai desa yang berakar kuat pada sejarah lokal sekaligus terus bergerak maju membangun masa depan yang lebih baik.

Desa Pelandia merupakan salah satu desa yang tumbuh dan berkembang melalui perjalanan panjang masyarakatnya dalam membangun kehidupan yang lebih baik. Sebelum resmi menjadi desa definitif, wilayah Pelandia pada awalnya merupakan kawasan pemukiman yang dihuni oleh sejumlah keluarga yang menggantungkan hidup dari sektor pertanian, perkebunan, dan aktivitas sosial kemasyarakatan lainnya.

Seiring bertambahnya jumlah penduduk dan meningkatnya kebutuhan pelayanan pemerintahan yang lebih dekat kepada masyarakat, muncul aspirasi untuk membentuk wilayah administratif yang mandiri. Melalui musyawarah tokoh masyarakat, pemerintah, dan berbagai elemen warga, proses pembentukan Desa Pelandia mulai diperjuangkan hingga akhirnya memperoleh pengakuan sebagai desa yang berdiri sendiri sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku.

Sejak resmi terbentuk, Desa Pelandia terus mengalami perkembangan di berbagai bidang. Pembangunan infrastruktur, peningkatan pelayanan publik, penguatan kelembagaan desa, serta pemberdayaan masyarakat menjadi bagian penting dalam perjalanan pembangunan desa. Semangat gotong royong yang diwariskan oleh para pendiri desa tetap menjadi fondasi utama dalam menjaga persatuan dan mendorong kemajuan Desa Pelandia.

Kini, Desa Pelandia terus melangkah maju dengan tetap menghargai sejarah dan perjuangan para pendahulu. Jejak sejarah pembentukannya menjadi pengingat bahwa kemajuan desa yang dirasakan saat ini merupakan hasil kerja keras, kebersamaan, dan komitmen seluruh masyarakat dalam membangun daerahnya menuju masa depan yang lebih baik.


Meringankan Beban, Menguatkan Kebersamaan : Pemerintah Desa Pelandia dan Kecamatan Kembali Menyalurkan BLT DD Tahun Anggaran 2026

 


pemerintahdesapelandia.blogspot.com- Desa Pelandia,- Pemerintah Desa kembali melaksanakan kegiatan penyaluran Bantuan Langsung Tunai Dana Desa (BLT-DD) Tahun Anggaran 2026 sebagai bentuk kepedulian dan komitmen pemerintah dalam membantu masyarakat yang membutuhkan. Kegiatan ini berlangsung dengan tertib dan lancar serta dihadiri oleh perwakilan Kecamatan Buke melalui Kasi Kesejahteraan Rakyat dan Pembangunan, perangkat desa, serta Pendamping Desa.

Penyaluran BLT-DD ini menjadi salah satu upaya nyata pemerintah desa dalam meringankan beban ekonomi masyarakat di tengah berbagai kebutuhan hidup yang terus meningkat. Bantuan yang diberikan diharapkan dapat dimanfaatkan sebaik mungkin oleh masyarakat penerima untuk memenuhi kebutuhan pokok sehari-hari.

Dalam kesempatan tersebut, Sekretaris Desa Pelandia yang mewakili Kepala Desa Pelandia menyampaikan bahwa program BLT-DD merupakan bentuk perhatian pemerintah terhadap masyarakat yang membutuhkan bantuan dan dukungan ekonomi.

“Kami berharap bantuan ini dapat membantu memenuhi kebutuhan masyarakat dan dipergunakan dengan baik. Pemerintah Desa Pelandia akan terus berupaya hadir dan memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat. Semoga kebersamaan dan kepedulian seperti ini terus terjaga demi kemajuan desa kita bersama,” ujar Sekdes Pelandia.

Sementara itu, perwakilan Kecamatan Buke melalui Kasi Kesra dan Pembangunan turut mengapresiasi kinerja Pemerintah Desa Pelandia yang terus aktif dan transparan dalam menjalankan program-program bantuan kepada masyarakat. Ia berharap bantuan tersebut dapat memberikan manfaat nyata dan mempererat hubungan antara pemerintah dan masyarakat.

Melalui kegiatan ini, Pemerintah Desa Pelandia kembali menegaskan komitmennya untuk terus hadir, melayani masyarakat demi terciptanya desa yang lebih kuat, peduli, dan sejahtera bersama.



Laporan:TimRedDesaPelandia

Semangat Gotong Royong, Kepala Desa Pelandia Dan Perangkat Desa Se Kecamatan Buke Gelar Kerja Bakti Bersama di Puskesmas Andoolo Utama

 


pemerintahdesapelandia.blogspot.com Pemerintah Desa Pelandia dan perangkat desa se kecamatan buke kembali menunjukan komitmen dalam mendukung kebersihan lingkungan dan pelayanan kesehatan masyarakat melalui kerja bakti bersama yang di laksanakan di Puskesmas Andoolo Utama. kegiatan tersebut di hadiri langsung oleh kepala desa pelandia,UNGGE dan perangkat desa se kecamatan buke serta tenaga kesehatan di lingkup puskesmas Andoolo Utama.

Kerja bakti ini di laksanakan sebagai bentuk kepedulian pemerintah desa se kecamatan buke terhadap kebersihan fasilitas pelayanan kesehatan yang menjadi tempat utama masyarakat memperoleh pelayanan medis. suasana kerja bakti berlangsung penuh kekompakan dan semangat gotong royong. seluruh pekerja saling bekerja sama tanpa membedakan tugas, menunjukkan bahwa budaya kebersamaan dan kepedulian sosial masih terus terjaga dengan baik. kegiatan ini juga menjadi sarana mempererat hubungan antara pemerintah desa dengan tenaga kesehatan di lingkup puskesmas serta masyarakat.

selain menjaga kebersihan lingkungan, kegiatan kerja bakti bersama ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya pola hidup bersih dan sehat. lingkungan puskesmas yang bersih diharapkan dapat memberikan rasa nyaman bagi pasien maupun tenaga kesehatan dalam menjalankan aktivitas pelayanan sehari-hari.

Kepala Desa Pelandia berharap kegiatan sosial seperti ini dapat dilaksanakan secara rutin, tidak hanya dilaksanakan di lingkungan puskesmas tetapi juga di fasilitas umum lainnya. kepala desa pelandia juga menyampaikan ucapan apresiasi seluruh perangkat desa yang telah ikut berpartisipasi langsung dalam kegiatan ini.

"Kegiatan ini merupakan bentuk kepedulian dan tanggung jawab bersama dalam menjaga fasilitas umum, khususnya tempat pelayanan kesehatan masyarakat. kebersihan lingkungan puskesmas sangat penting karena berhubungan langsung dengan kenyamanan dan kesehatan masyarakat," Ujar Kepala Desa Pelandia,UNGGE.

Beliau juga menambahkan bahwa budaya gotong royong harus terus di jaga sebagai salah satu nilai kebersamaan dalam kehidupan bermasyarakat.

"Melalui kegiatan seperti ini, kita tidak hanya membersihkan lingkungan, tetapi juga mempererat silaturahmi dan kebersamaan. semoga semangat gotong royong dapat menjadi contoh positif bagi generasi muda untuk selalu peduli terhadap lingkungan," tambahnya

sebagai penutup kegiatan kerja bakti bersama, Kepala Desa Pelandia, perangkat desa se kecamatan buke serta tenaga kesehatan melakukan sesi foto bersama sebagai bentuk kebersamaan dan kekompakan serta simbol semangat gotong royong.



Laporan:TimRed DesaPelandia 

Pemerintah Desa Pelandia Salurkan Bantuan Sosial Secara Langsung Ke Rumah Penerima Manfaat.


Desa Pelandia.> Pemerintah Desa bersama petugas pendamping sosial melaksanakan kegiatan penyaluran bantuan sosial secara langsung ke rumah-rumah penerima manfaat baru-baru ini, khususnya Lansia dan anak penyandang disabilitas. kegiatan ini dilakukan sebagai bentuk kepedulian pemerintah desa kepada masyarakat yang memiliki keterbatasan untuk datang ke kantor desa maupun lokasi penyaluran bantuan.

Dalam kegiatan tersebut, Kepala Desa Pelandia dan Petugas Pendamping Sosial mendatangi satu persatu rumah warga penerima manfaat untuk menyerahkan bantuan sosial secara langsung. Penyaluran tersebut berjalan lancar, tertib dan penuh rasa kekeluargaan. selain menyerahkan bantuan kEpala Desa Pelandia juga menyempatkan diri untuk berdialog dan memberikan semangat kepada para penerima dan keluarganya.

Penyaluran dor to dor ini bertujuan agar bantuan dapat di terima langsung oleh masyarakat yang benar-benar membutuhkan serta memastikan pelayanan pemerintah desa dapat dirasakan secara merata, khususnya kelompok rentan seperti lansia dan anak penyandang disabilitas.

Masyarakat dan keluarga penerima manfaat menyampaikan rasa syukur dan terima kasih atas perhatian yang di berikan oleh Pemerintah Desa dan Petugas Pendamping Sosial yang telah hadir langsung di rumah mereka.

Kepala Desa Pelandia Ungge, mengatakan bahwa penyaluran bantuan secara langsung adalah bentuk kepedulian dan pelayanan pemerintah desa kepada masyarakat.

"Penyaluran bantuan sosial secara langsung ke rumah penerima merupakan bentuk kepedulian dan pelayanan pemerintah desa kepada masyarakat, terutama bagi lansia dan anak penyandang disabilitas yang memiliki keterbatasan mobilitas. kami berharap bantuan ini dapat bermanfaat dan membantu memenuhi kebutuhan sehari-hari masyarakat. kedepan pemerintah desa di bawah kepemimpinan saya, akan terus berbenah untuk meningkatkan pelayanan yang terbaik sebagai bentuk kepedulian dan kehadiran pemerintah desa secara nyata di tengah-tengah masyarakat." Ujar Kepala Desa Pelandia.



Laporan:TimRedDesaPelandia



 

BUMDes Desa Pelandia Kembangkan Usaha Peternakan Ayam Petelur Untuk Tingkatkan Ekonomi Masyarakat

                                                                     

Pemerintah Desa Pelandia.> Dalam upaya meningkatkan perekonomian masyarakat desa serta memperkuat ketahanan pangan, BUMDes Desa Pelandia melaksanakan program pembangunan kandang ayam petelur sebagai salah satu unit usaha produktif desa. program ini merupakan bentuk komitmen pemerintah desa dalam menciptakan peluang usaha yang berkelanjutan dan memberikan manfaat ekonomi bagi rakyat.

pembangunan kandang ayam petelur di lakukan secara bertahap dengan melibatkan partisipasi masyarakat setempat,mulai dari proses persiapan lahan, pembangunan kandang, hingga perencanaan pengelolaan usaha peternakan mulai dari menjaga kebersihan, kesehatan ternak,serta efisiensi produksi agar menghasilkan telur yang berkualitas dan bernilai tinggi. Selain menjadi bagi BUMDes, program ini juga diharapkan mampu menciptakan lapangan kerja bagi warga sekitar dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat Desa Pelandia.

Melalui program ini pemerintah desa bersama BUMDes berkomitmen untuk terus mengembangkan potensi Desa berbasis usaha ekonomi produktif yang berkelanjutan. kedepan, usaha peternakan ayam petelur ini di harapkan dapat menjadi salah satu sektor unggulan Desa yang mampu menopang pendapatan asli desa (PADes) serta memperkuat ekonomi masyarakat secara mandiri. 

Kepala Desa Pelandia UNGGE, menyampaikan bahwa program pembangunan kandang ayam petelur ini merupakan langkah strategis desa dalam meningkatkan pendapatan masyarakat dan memperkuat ekonomi desa melalui BUMDes.

"Kami berharap pengembangan usaha peternakan ayam petelur ini dapat menjadi usaha yang berkelanjutan dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat Desa Pelandia. Pemerintah Desa akan terus mendukung program-program produktif yang mampu membuka peluang kerja dan meningkatkan kesejahteraan warga," Ujar Kepala Desa Pelandia.  

 

 

 

                                                         PEMERINTAH DESA PELANDIA




suasana semarak dan penuh semangat terlihat jelas dalam kegiatan Devile Desa Pelandia pada peringatan HUT Kemerdekaan Republik Indonesia ke-80. Barisan peserta tampil kompak mengenakan pakaian berwarna kuning yang mencolok dan penuh dan penuh makana, melambangkan semangat, kecerian, serta harapan akan masa depan desa yang lebih maju dan sejahtera.

kegiatan devile ini bukan sekedar hanya hiburan, tetapi juga menjadi simbol persatuan masyarakat Desa Pelandia dalam memperingati jasa para para pahlawan bangsa. melalui kekompakan dan kreatifitas yang di tampilkan, masyarakat menunjukan bahwa semangat gotong royong dan rasa cinta tanah air tetap terjaga di tengah perkembangan zaman.

Momentum HUT RI ke-80 menjadi kesempatan bagi seluruh warga untuk mempererat tali silaturahmi serta menumbuhkan rasa nasionalisme, khususnya para generasi mudah.dengan semangat merah putih yang terus berkobar, Desa Pelandia berharap dapat terus tumbuh menjadi desa yang maju, harmonis, dan penuh kebersamaan.

Dirgahayu Republik Indonesia ke-80. " Bersatu Berdaulat, Rakyat Sejahtera, Indonesia Maju.