This is default featured slide 1 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 2 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 3 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 4 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 5 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

138 Warga Hadiri Pemilihan Anggota BPD Desa Pelandia, Proses Demokrasi Berjalan Lancar.


PELANDIA, KONAWE SELATAN – Pemilihan anggota Badan Permusyawaratan Desa (BPD) Desa Pelandia periode 2027–2035 berlangsung aman, tertib, dan demokratis di Balai Desa Pelandia, Kecamatan Buke, Kabupaten Konawe Selatan, Senin (13/7/2026). Sebanyak 138 warga menggunakan hak pilihnya dalam pesta demokrasi desa untuk memilih anggota BPD yang akan mengemban amanah rakyat selama periode 2027–2035.

Kegiatan tersebut dihadiri unsur Pemerintah Kecamatan Buke, Pemerintah Desa Pelandia, tokoh masyarakat, tokoh adat, serta masyarakat Desa Pelandia. Tingginya partisipasi pemilih menunjukkan komitmen masyarakat dalam mendukung penyelenggaraan demokrasi di tingkat desa.

Pemungutan suara secara resmi dibuka oleh Ketua Panitia Pemilihan BPD Desa Pelandia, Erawan La'ata. Dalam sambutannya, ia mengajak seluruh peserta pemilihan untuk menjaga ketertiban, keamanan, serta menjunjung tinggi nilai-nilai musyawarah, persaudaraan, dan sportivitas.

"Pemilihan BPD merupakan wujud demokrasi di tingkat desa. Kami berharap seluruh tahapan dapat berjalan dengan tertib, aman, dan menjunjung tinggi nilai musyawarah, persaudaraan, serta sportivitas. Siapa pun yang nantinya ditetapkan sebagai anggota BPD merupakan pilihan masyarakat dan diharapkan mampu mengemban amanah dengan sebaik-baiknya," ujar Erawan.

Sebanyak tujuh calon mengikuti pemilihan anggota BPD Desa Pelandia periode 2027–2035, yakni:

Erlan Alis Alfandi

Bastian

Tanggi

Herdiawan

Jubarman, S.Pd.I., M.Pd.

Aswan Malaba, S.Sos.

Tadi, S.Pd.


Berdasarkan hasil penghitungan suara yang dilakukan panitia, perolehan suara masing-masing calon adalah sebagai berikut:

Aswan Malaba, S.Sos. : 50 suara

Jubarman, S.Pd.I., M.Pd. : 27 suara

Tadi, S.Pd. : 21 suara

Herdiawan : 17 suara

Bastian : 12 suara

Erlan Alis Alfandi : 11 suara

Tanggi : 4 suara

Usai proses penghitungan suara selesai, Mihran Silondae yang mewakili Camat Buke memberikan apresiasi kepada panitia penyelenggara, Pemerintah Desa Pelandia, serta seluruh masyarakat yang telah menyukseskan jalannya pemilihan secara aman, tertib, dan demokratis.

"Kami mengapresiasi kinerja panitia, Pemerintah Desa Pelandia, serta seluruh masyarakat yang telah bersama-sama menjaga suasana tetap aman dan kondusif selama proses pemilihan berlangsung. Semoga anggota BPD yang nantinya ditetapkan mampu menjalankan tugas dan fungsinya dengan baik, menjadi mitra strategis pemerintah desa, serta memperjuangkan aspirasi masyarakat demi kemajuan Desa Pelandia," ujarnya.

Sementara itu, Kepala Desa Pelandia, Ungge, menyampaikan rasa syukur atas tingginya partisipasi masyarakat dalam menggunakan hak pilihnya.

"Partisipasi masyarakat yang tinggi menunjukkan semakin baiknya kesadaran demokrasi di Desa Pelandia. Kami berharap seluruh calon beserta para pendukungnya dapat menerima hasil pemilihan dengan lapang dada dan tetap menjaga persatuan serta kekompakan. Pemerintah desa siap membangun sinergi dengan anggota BPD yang akan ditetapkan demi kemajuan Desa Pelandia," kata Ungge.

Berdasarkan hasil penghitungan suara tersebut, panitia selanjutnya akan menyusun berita acara hasil pemilihan dan menyampaikan hasilnya kepada Pemerintah Desa Pelandia serta Pemerintah Kecamatan Buke sebagai bagian dari tahapan penetapan anggota BPD Desa Pelandia periode 2027–2035 sesuai ketentuan yang berlaku.

Ketua Panitia Pemilihan BPD Desa Pelandia, Erawan La'ata, menyampaikan terima kasih kepada Pemerintah Kecamatan Buke, Pemerintah Desa Pelandia, seluruh panitia, aparat keamanan, tokoh masyarakat, serta seluruh warga yang telah berpartisipasi aktif menyukseskan pesta demokrasi desa.

"Keberhasilan pelaksanaan pemilihan ini merupakan hasil kerja sama seluruh pihak. Semoga anggota BPD periode 2027–2035 yang nantinya ditetapkan dapat menjalankan amanah dengan penuh tanggung jawab, menjadi penyalur aspirasi masyarakat, serta membangun sinergi yang kuat dengan pemerintah desa dalam mewujudkan Desa Pelandia yang lebih maju, transparan, dan sejahtera," tutupnya.

Camat Buke Pimpin Monev DD dan ADD di Pelandia, Tegaskan Pengelolaan Anggaran Harus Transparan dan Akuntabel.


PELANDIA, KONAWE SELATAN – Pemerintah Kecamatan Buke kembali menegaskan komitmennya dalam mengawal tata kelola keuangan desa melalui kegiatan Monitoring dan Evaluasi (Monev) penggunaan Dana Desa (DD) Tahap I dan Alokasi Dana Desa (ADD) Tahap II Tahun Anggaran 2026 di Desa Pelandia, Kecamatan Buke, Kabupaten Konawe Selatan, Selasa (7/7/2026).

Kegiatan yang berlangsung di Kantor Desa Pelandia tersebut dipimpin langsung oleh Camat Buke, Ashabul Anaopa, S.Si., M.AP., didampingi Kasi Pembangunan Kecamatan Buke, Ndegu, S.Si., beserta jajaran staf Kecamatan Buke. Hadir pula Kepala Desa Pelandia, Ungge, bersama seluruh perangkat desa.

Tim monitoring melakukan pemeriksaan terhadap administrasi pengelolaan keuangan desa, realisasi penggunaan anggaran, kesesuaian pelaksanaan program pembangunan, serta mengevaluasi capaian kegiatan yang telah dilaksanakan pada semester pertama Tahun Anggaran 2026.

Dalam arahannya, Camat Buke, Ashabul Anaopa, S.Si., M.AP., menegaskan bahwa monitoring dan evaluasi merupakan bagian dari pembinaan pemerintah kecamatan untuk memastikan setiap program yang dibiayai Dana Desa dan Alokasi Dana Desa dilaksanakan sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan.

"Monitoring dan evaluasi bukan untuk mencari kesalahan, tetapi memastikan seluruh proses pengelolaan Dana Desa dan Alokasi Dana Desa berjalan tertib, transparan, akuntabel, serta benar-benar memberikan manfaat bagi masyarakat. Pemerintah desa harus terus menjaga kepercayaan publik melalui pengelolaan anggaran yang profesional dan bertanggung jawab," tegas Ashabul Anaopa.

Sementara itu, Kasi Pembangunan Kecamatan Buke, Ndegu, S.Si., mengatakan hasil monitoring akan menjadi dasar pembinaan dan perbaikan agar pelaksanaan pembangunan desa semakin efektif.

"Kami berharap seluruh administrasi dan pelaksanaan kegiatan terus ditingkatkan. Jika masih ada kekurangan, segera dilakukan penyempurnaan sehingga pembangunan desa dapat berjalan lebih baik, tepat sasaran, dan sesuai regulasi," ujarnya.

Kepala Desa Pelandia, Ungge, menyampaikan apresiasi atas pelaksanaan monitoring dan evaluasi tersebut. Menurutnya, kegiatan itu menjadi momentum penting untuk meningkatkan kualitas tata kelola pemerintahan desa.

"Kami menyambut baik kegiatan monitoring dan evaluasi ini karena memberikan banyak masukan yang konstruktif. Pemerintah Desa Pelandia berkomitmen menjalankan setiap rekomendasi sebagai bentuk tanggung jawab dalam mengelola Dana Desa dan Alokasi Dana Desa secara transparan, akuntabel, dan berpihak pada kepentingan masyarakat," kata Ungge.

Kegiatan berlangsung dalam suasana terbuka dan penuh semangat koordinasi. Selain melakukan pemeriksaan administrasi, tim monitoring juga berdialog dengan pemerintah desa mengenai berbagai tantangan pelaksanaan program serta strategi peningkatan kualitas pelayanan dan pembangunan desa.

Monitoring dan evaluasi bukan sekadar agenda rutin, melainkan instrumen penting untuk memastikan setiap rupiah anggaran yang bersumber dari negara benar-benar dikelola secara efektif, tepat sasaran, dan dapat dipertanggungjawabkan kepada masyarakat. Dengan pengawasan yang berkelanjutan, Pemerintah Kecamatan Buke berharap pembangunan di Desa Pelandia semakin berkualitas, tata kelola pemerintahan semakin profesional, dan kepercayaan masyarakat terhadap pemerintah desa terus meningkat.




Laporan:TimRed Pemdes Pelandia.